Kreatif jika perlu atau sudah menjadi tuntutan?

Seperti posting saya sebelumnya , pada menu art yaitu artike kreatif dan inovatif, dalam artikel itu saya mencoba membagi cara pandang saya akan apa itu kreatif. Singkatnya kreatif sendiri merupakan daya cipta yang dimiliki seseorang tak perlu membuat segala sesuatu yang baru , tetapi memberi nilai tambah akan suatu barang atau hal dengan tujuan pemakaian yang tepat sudah dapat dikatakan kreatif, namun ini menurut pendapat saya (kreatif adalah subjektif). Pandangan saya dan orang lain mungkin akan selalu berbeda untuk taraf tingkat daya cipta seseorang. Saya tidak akian menjelaskan kembali apa oti kreatif, namun saya akan mencoba memaparkan kreatif itu hanya jika diperlukan atau telah menjadi tuntutan.  Menurut saya kini jawabannya adalah tuntutan. Mengapa? karena kita hidup di era yang serba ada sehingg untuk menjadi atau mencipat sesuatu yang berbeda itu telah menjadi tuntuntan, jika tidak maka kita tidak akan diingat dan tak ada pembeda. Coba saya anda ingat ada berapa banyak iklan (media promosi) dengan brand yang berbeda yang anda lihat setiap harinya? Menurut berita yang saya oernah dengar ada suatu lembaga yang telah men-survey perihal ini, dikatakan bahwa hasilnya dlam sehari kita bisa mendapatkan 1000 media promosi dengan brand yang berbeda – beda. Lalu pertanyaan berikutnya adakah yang anda ingat? pasti ada namu apakah itu sebanding dengan apa yang anda lihat atau rasakan? Pasti jawabannya hanys sedikit mungin bisa jadi hanya 5 brand yang anda ingat. Sehingga dalam kehidupan ini perlulah untuk menjadi orang yang selalu berfikir kreatif. Bukan berarti hanya untuk para pebisnis, pernyataan diatas hanya untuk membuka pikiran kita betapa sulitanya untuk memeangkan persaingan dalam hidup ini. Jika kita tidak berbeda dan tidak memilki nilai tambah di mata orang lain maka kita akan terlupakan, sehingga jala keluarnya adalah menjadi pribadi yang kreatif. Kita telah terlahir dan dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif untuk dapat hidup dan terus berkembang. Kreatif dan mengahadapi permasalahan sehari-hari dan kreatif untuk tidak puas (dalam arti positif) untuk mendapatkan sesuatu yang lebih.

Hal untuk menjadi pribadi yang kreatif ini sepertinya perlu kita contoh dari Ridwan Kamil, seoramg arsitek yang kini mendedikasikan dirinya menjadi agent of change untuk peermaslaah sosial di kota-kota di Indonesia. Setiap karya arsitelk memilki cerita dan filosofi dibalinnya sehingga bisa jadi menurut orang karyanya tidak begitu berbeda, namun  arti dibalik kary itu sendiri yang membedakan dan tepat guna. Sehin gga itulah yang membuat pandagan saya bahwa ia adalah pribadi yang kreatif. Selain karya arsiteknya saya mengagumi dirinya dari apa yang telah ia lakukan untuk negeri ini mungkin terutama perubahan yang ia bawa di kota bandung. Beberapa tahun yang lalu ia memulai gerakan untuk mengumpulkan beberapa komunitas kreatif bandung untuk berkolaborasi dan membuat suatu acara dan karya. Sehingga gerakan ini menimbulkan semagat para pemuda pemudi kreatif yang merasa dihgargai karyanya dan dengan ini akan memicu pemuda pemudi lainnya untuk mencoba menajdi pribadi yang kreatif. Selain itu sang pemimpi ini (Ridawan Kamil), selalu memulai sesuatu dengan mimpi, karena dengan mimpilah kita akan berimajinasi dan mempunyai tujuan. Yang membedakan dirinya adalah ini berani untuk memulai tidak pernahmenunggu orang lain namun memulai dari diri sendiri, memanfaatkan segala ilmu dan teman yang punya mencipta karya yang tepat guna. Sepertinya grakan lain yang ia ciptakan yaitu one village one playground, dalam gerakan ini ia meminta sukarelawan untuk membeli lahan di suatu desa dan mengubahnya mejadi taman bermain, setiap warga diikut sertakan untuk menghiasi taman tersebut, disisi lain ia menggabungkan individu kreatif untuk menciptakan sepeda yang menghasilkan energi “ener-bike”. Sehingga dengan kayuhan sepeda tersebut dapat menghasilkan listrik untuk sapat dimanfaatkan dalam kegiatan keseharian. Ini lah bukti dari karya yang tepat guna, mengajarkan warga untuk tidak tergantung dengan pemerintahan, lalu menjadi pribadi yang selelu bekrja keras untuk mendapatkan apa yang mereka inginka yaitu listrik yang mereka dapat. Salah satu gerakan yang berhasil dipelopori oleh Ridwan Kamil adalah IDBerkebun. ID berkebun memeiliki kepanjangan Indonesia Berkebun, ini merupakan solusi dari amsalah perkotaan. Seperti kita ketahui selam ini masyarakat kota mempermaslahkan perihal polusi apalagi warga jakarta, lalu sebagian dari kita hanya menghabiskan waktu luang di mall yang tumbuh seperti jamur di kota-kota. Sehingga dari permasalahn tersebut Ridwan Kamil coba melahirkan solusi yaitu dengan menyewa lahan kota yang tidak dimanfaatkan untuk ditanamin tanaman sayur dan buah menrapkan ilmu urban farming. Mungkin hal ini sudah lumrah di luar negeri Indonesia namun sepertinya sekarang menjadi tepat guna untuk berkembang di Indonesia. Dari awalnya hanya 1 wilayah di Jakarta sekarang telah berkembang menjadi lebih dari 20 wilayah di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan komunitas ini telah mendapatkan [enghargaan dari Google Chrome, sebagai komunitas yang merubah dunia, selain itu grakan ini membuahkan hasil yaitu salah satu wilayah di Bandung yaitu taman Siliwangi dicatat sebagai salah satu Jantung Kota di dunia. Begitu banyak ilmua yang dapat diambil daru Ridwan Kamil, shingga janganlah berhenti atau puas dengan apa yang kita dapat, dan jangan hanya mengeluh namun coba berfikir untuk menghasilkan solusi dan menjadi pribadi yang kratif.

Lebih lanjut selain pribadi yang kreatif saya memiliki idola. Idola saya adalah perusahaan IDEO. Perusahaan yang berada di bidang industri kreatif dan konsultasi ini menjadi idola saya karena karya dan cara kerja mereka. Jika mebicarakan karya mereka tentulah sangat kreatif, inovatif dan tidak terhitung jumlah karyanya, namun yang menjadi poembahasannya saya adalah bagaimana mereka dapat menjadi kreatif dan menghasilkan sesuatu yang inovatif. Ternyata rahasianya ada dalam cara kerja mereka.Cara kerja dimulai dengan diskusi, sehingga karya ini bukan hasil dari pemikiran 1 orang semata namun dari beberapa kepala. Diskusi ini diikuti oleh pakar dibidangnya masing -masing seperti pakar di bidang design produk, psikologi, marketing dan finansial. Mereka berkumpul dan diskusi dimuali dengan membicarakan mengenai permasalahan yang ada, dari beberapa permasalahan yanga ada jikalau dirasa kurang informasinya maka mereka akan langsung mencoba sendiri perihal permasalahna tersbut sehingg mereka tau persis tujuan dari solusi yang ingi mereka cari. Kemudian mereka setiap buah informasi ini akan diubah menjadi soluis oleh masing-masing pribadi, tak ada ide yang ditolak semua akan dituliskan dan dicatat yang ada hanya penambahan solusi bukan penyangkalan. Kemudian mereka akan mebaginya dirinya dalam tim-tim kecil untuk membuat langkah berikutnya. yaiut langkah prototype, dengan segala peralatan yang ada dan walaupun sanagat minim. Sehingga ide yang masih segar dannkreatif langsung terbayangkan tanpa ada yang hilang. Lalu ada evaluasi kecil yang kemudian akan dilanjutkan dengan sistem voting. Setalh itu tahap terakhir ada percobaan pada pasar. Apa yang telah dibuat akan dicoba dalam aplikasi nyatanya, sehingga nilai positif dan negatifnya akan bisa diperbaiki atau ditambah. Menurut saya ini merupakan cara yang hampir sempurna untuk menjadi perusahaan yang kreatif  terbukti dari pa yang telah dilakukan IDEO.

Semoga artikel ini bermanfaat, dapat diambil ilmunya, dapat diterapkan dan jangan lupa untuk membaginya!!

Advertisements

Yang didapat jangan dibiarkan, namun kembangkan!

Dalam artikel ini saya ingin menyakan kepada pembaca, berapa kah usia anda? Lalu pernahkah anda membayangkan dan memeprtanyakan akan setiap hal atau benda yang anda gunakan dalam keseharian? Conoth media yang anda gunakan saat ini ketika membaca artikel ini? Ya. mungkin jawabannya adalah “tidak dan untuk apa difikrkan.” Ada baiknya jawaban seperti ini kita hindari dan buang jauh-jauh, lalu tanamankan rasa penasaran akan setiap hal karena dengan rasa ingij tau tersebut pasti ada manfaat dibaliknya.

Pertanyaan muncul ketika saya sedang berbincang dengan teman saya, bagaimana saya bisa hidup seperti sekarang ini, dengan segala fasilitas yang saya rasakan, saya bisa menggunakan kendaraan bermotor,menggunakan PC atau laptop,  memnonton tv, mendengarkan radio, mengambil susu dari kulkas, menggunakan handphone setiap hari bahkan setiap detik dan masih sangat banyak fasilitas lainnya. Pernah kah kita terbayang jika kita terlahir era sebelum masehi, di era kita masih hidup primitif dan sangat berantung pada keadaan alam. Dari imajinasi saya ternyata saya menyadari ada 1 penemuan terpenting dan palinmg berjasa di dunia ini yaitu penemuan LISTRIK. Pada tahun 1979 diesbut-sebut bahwa Thomas Alva Edison menemukan listrik serta lampu pijar yang katanya didaptnya dari sebuah mimpi. Terkait benar atau tidaknya siapa penemunya, yang terpenting adalah karyanya tersbut yaitu listrik. Sekarang coba bayangkan berapa aktifitas keseharian anda yang tidak terkait dengan listrik. Nampaknya sangat sedikit bukan? Segala aktifitas yang saya telah sebut diatas seluruhnya terkait dengan listrik, energi yang menajdikan aktifitas atau benda tersebut dapat berjalan. Sehingga ini lah yang saya anggap sebagai penemuan terpenting dan paling bermanfaat di dunia ini. Kalau kita urutkan kejadian dalam keseharian dari kita bangun pagi lalu hilangkan listrik dari kegiatan tersebut. tak bisa menyala lampu, tak bisa mencharge HP, tak bisa mandi dengan air panas dan menggunakan air yang dipompa, apakah harus menimba air disumur dahulu, lalu tak menyelakan tv atau radio sepertinya jika diurutkan dapat menghabiskan beberapa halaman atas kesulitan yang dapat terjadi jikalau listrik tak ada. Ingat saja kesulitan yang kita dapat ketika mati lampu, nampaknya 1 jam saja sudah sangat memberatkan bukan? Pada intinya bersyukurlah kita dapat hidup di era masa kini, jangan terlalu banyak mengeluhdan jangan terlalu terlena telah mendapatkan segalanya. Tantangannya adalah bagaimana kita dapat memanfaatkannya dan menjadikannya sebuah penemuan yang baru. Mulailah dari hal-hal kecil, berfikir untuk mempermudah segala kegiatan sehari-hari.

Cara berfikir kratif dan inovatif ini bisa dimulai dengan cara memepertanyakan setiap aktifitas yang kita lakukan dalam keseharian. Misal inigin mempermudah untuk m,embuka kulkas atau mempermudah hal-hal lainnya. Contoh saja karya-karya yang tercipta dana Djarum Black Innovation, bukan maksud untuk promosi namun menurut saya ajang ini sangat bagus untuk masa depan negara berkembang seperti Indonesia. Segala kreasi kreatif yang inovasi tak hanya dibiarkan begitu saja namun harus bisa dikemas sehingga memilki nilai jual. Hal ini hal yang semestinya di lirik pemerintah untuk lebih mengembangkan kekreatifa anak bangsa. Bukan selelu mengklaim bahwa anak jaman sekarang hanya memiliki sifat anarkis, semestinya mereka memberikan solusi berupa wadah untuk berkegitan dan doihargai. Banyak anak negeri yang sukses menjadi orang kratif dan inovatif namun mungkin mereka semua sekarang tinggal di luar negeri karena mereka tidak dihargai disini di negara Indonesia. Sehingga kita sebagai pemuda dan pemudi bangsa mari saluran ke-kreatifan kita untuk mencipta sesuatu yang inovatif!!

#Akberbdg (Akademi Berbagi Bandung dengan Ridwan Kamil)

Saya akan membagi ilmu-ilmu yang saya dapatkan ketika mengikuti akademi berbagi dengan pembicara Ridwan Kamil. Mungkin tak banyak tidak lengkap apa yang akan saya tuliskan karena ini bersumber dari catatan yang saya buat pada hari itu. Selain itu saya juga menambahkan beberapa pandangan dan opini saya. Semoga yang sedikit ini akan anda ubah menjadi ilmu yang banyak untuk dibagikan kembali.

Kuliah terbuka ini bertema kratif business dan apa yang dibagi sebgain berdasar dari pengalaman Bapak Ridwan Kamil atau pandangannya. Menurutnya salah satu teknologi yang mengembagkan dunia kreatif saat ini adalah Social Media. Media yang tak perlu biaya namun dapat merubah dunia, “Great power for a change.” Sepertinya hampir semua kalangan telah menggunakan “social media” dari anak sd sampai yang telah mempunyai cucu, tinggal di kota tau pun desa, kita semua telah mengenal facebook atau pun twitter. Apa yang dituliskan bisa dilihat oleh seluruh penjuru dunia TANPA BATAS, inilah ynag menjadi kekuatan Social Media sehingga Bapak Ridwan Kamil menyebutnya “Great Power for a Change.” Begitu banyak yang bisa kita bagi pada dunia dan begitu mudahnya namun sayangnya kebanyakan dari kita menfaatkannya sebagai suatu wadah menumpahkan emosi diri yang negatif. Padahal dunia juga tidak suka dengan sesuatu yang negatif mereka sudah cukup banyak dapatkan dari media TV yang selalu membahas kejadian atau tragedi negatif atau mengupasnya secara mendalam walaupun mungkin tak berujung dengan solusi. sehingga kebali pada topik sebenarnya jika kita bisa memanfaatkan socila media ini secara positif pasti akan mengahsilkan sesuatu yang positif juga.

Dari pemanfaat social media yang dibahas diakademi berbgai ini Ridwan Kamil memulai membahas mengenai industri kreatif. Ia mengatakan bahwa 30% pertumbuhan ekonomi dunia berasal dari industri kreatif (30% economy growth come from creative class). Dan hal – hal yang mendukung bertumbuhnya bisnis kreatif ada 3 aspek untuk para mahasiswa yaitu, Universitas  + Venture Capital + Tempat berkumpul (nongkrong). Universitas tempat dimana kita menimba ilmu, betemu dengan teman yang satu paham jurusan dan berbagai lata belakang ilmu. Tak hanya belajar yang semestinya dilakukan kita sebagai mahasiwa saat ini namu juga turut sertaq dalam berkegitan karena dengan begitu kita dapat mengetahui pola pikir oranglain yang bergam, bertukar pikiran dan belajar dari orang lain. Sehingga tingkat kreatif dan cara pandangdalam diri kita akan beragam dan berkembang. Kemudia dibutuh kan “temapt nongkrong”, apa yang dimaksud denga tempat nongkrong? Sebenarnya ini merupakan interpretasi dari wadah untuk beberapa orang berkumpul dan salaing betukar pikiran tmepat nongkrong disini bukan dalam arti negatif melainkan istilah lain. Semakin beragam dan semakin mendukung tempat tersebut dalam pengembangan pola pikir serta pandangan akan suatu hal, maka akan pula meningkatkan ke-kreatifan penggunanya. Lalu aspek lainnya adalah Venture Capital, apa itu venture capital? ini merupakan sebuah lembaga yang mewadahi pinjaman untuk memulai suatu usaha atau bisnis, berbeda sedikit dengan sistem pinjaman bank, yang menggunakan sistem bunga yang tinggi venture capital tidak. selain itu venture capital juga melakukan pendampingan dalam pengembangan usaha yang berasal dari pinjamannya, sehingga hal ini yang kan mendorong kemajuan industri kreatif dibantu dengan dukungan materi serta ilmu. Dan ini lah yang sudah diterapkan di negara-negara lain sehingga pemerintahnya sendiri mendukung bisnis kreatif yang dibangun kamu muda sehingga sedikit bayak akan meningkatkan taraf ekonomi. Aspek terbutakan lebih baik lagi jika kita menunjangnya dengan talenta yang kita miliki lalu sifat toleransi dan memafaatkan teknologi.

Dalam kuliahnya ada sedikit kritik dan saran mengenai pendidikanyang kuta dapat di Indonesia, yang mungkin menghambat sifat kreatif kita untuk tumbuh.  “The future will be ruled by Right-Brainer” Daniel Pink, bukan berarti dianttara kita yang menimba ilmu yang bersifat memenuhi otak kiri tak mungkin menjadi individu kreatif namun ada baiknya menyeimbangkan proporsi. Bayangkan saja semala ini dari sejak sma kita dipenuhi akan segala hafalan, setiap akan melakukan unjian maka kita akn menghafal, sehingga terkadang ini yang menjadi kita tidak kreatif karena sebenarnya apa yang kita hafal akan sangat mudah untuk tergeser atau tegantikan dengan hafalan yang baru. Kebiasaan atau tardisi ini lah yang sebaiknya dikembangkan dengan menjelaskan akar dari mana munculnya hal-hal yang kita hafalkan dengan cara yang kreatif sehingga mendapatkan hail yang maksimal, yaitu hafalan jangka panjang yang bermanfaat dalam kehidupan.

Kemudian topik mengarah pada industri yang ada saat ini diIndonesia. Kebanyakan pebisnis kita hal p-ertama yang mereka fikirkan untuk mendapatkan profit yang besar dengan cara eksport. Padahal tau kah kita segala keperluan pangan atau sandang yang semestinga berlimpah di negeri ini namun kita tetap harus mengimportnya keluar negeri. Beras contoh sangta ironis bukan, sehngga deivsa bagi negra terkesan sia-sia bahkan bisa menajdi minus. Oleh karena itu sebaiknya kembai menegakkan prinsip Bung Karno yaitu BERDIKARI, berdiri di atas tanah sendiri. dengan begitu kita akan meningkatkan kesejahteraan warga Indonesia sendiri terlebih dahulu yang kemudian dapat berkembang hingga ke luar negeri. Walaupun dimu;ai dari industri yang kecil namun sedikit dei sedikit akan menjadi gunung, “The era of small business enterprises is emerging!”

Dari pernyataannya tersebut Bapak Ridwan Kamil mecoba menjelaskan ” how to be creative entrepreneur”

1. Innovative : Thinking & innovating out of the box

Membiasakan diri untuk melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dan temukan sudut yang terbaik dan berbeda.Selalu memompa rasa ingin tau yang tak ada puasnya.

2. Risk Taker : Calculated

Bukan berarti mengambil semua resiko, namun bagaimana kita memeperhitungkan resiko yang ada dan megatur strtegi untuk menghadapi dan melewatinya

3. Visionary : Setting achievable goals for > 3 years

Tanpa tujuan yang jelas maka tak ada yang ingi dicapai, ketika tidaka ada yang ingin dicapai maka kita tidak akan tau apa yang harus kita laukan dan langkah yang harus kita ambil. Jangan cuma mengikuti tradisi tetatpi coba lah untuk membuat tujuan dari setiap apa yang kita lakukan.

4. Strong Leadership : Setting example and motivating others

memberanikan diri menjadi yang terdepan dan merangkul yang lainnya, merak bukan ada untuk disuruh namun ada untuk diberi motivasi dan maju bersama.

5. Problem Solver : Know exactly how to get there

kalau sudah menciptakan tujuan , maka buatlah langkah terbaik untuk mencapainya dan menyelesaikan segala rintangan yang akan ada. Jika jala A tidak bisa maka kita harus siap dengan jalan B begitu pula kemudian sehingg maslah akan terselesaikan dengan pola pikir kreatif.

6. Agent of Change : Start from your self, others will follow

Ketika kita tidak hanya memikirkannya makan tidak akan terwujud apa yang kita pikirkan, namun ketika kita mencoba memulainya pasti akan ada jalan untuk mencapainya dan batuan akan datang dengan sendirinya.

Tak hanya bagaimana cara dan aspek yang dibutuhkan untuk menjadi seorang creative entrepreneur namun ia juga menyampai kan bagai mana cara MEMULAINYA. sepertinya yang kita ketahui yang paling sulit dalam suatu proses tindakan adalah memulainya, ide dapat datang kapan saja dan dimana saja, namun yang paling berat adalah memulainya. sehingga berikut tips untuk memulai menjadi seorang pebisnis yang kreatif.

1. Observe : Imagination is the soul of creativity, know who is your city.

2. Selecting : Creative service or creative product (brand new/added value)

3. Think Different : Innovation distinguishes between leaders and followers

Bisnis yang sukses punya cerita

4. Make Plan : Create a step to reach the goals and also alternatives

5. Scalable : Step by step, from small scale to big scale.

“Jualan jangan  cuma produk namun juga membuat lifestyle”

6. Design Technology : Choosing the right technolgy

Jepang menghargai design, sehingga muncul prinsip “kalau gak keren gw bukan orang Jepang”

7. Networking : The best assets ever

8. Innovative Market : Find it or make it

Kreatif dalam mengembangkan Negara

Ketika saya ditamyakan mengenai negara apa yang paling kreatif, sebenarnya saya aka bingung pada awalnya akan menjawab apa. Namun beberapa detik kemudian saya akan menjawab Jeoang. Mengapa harus Jepang? Pada awalnya hanya karena alasan “saya tiba-tiba saja teringat negara Jepang,” tanpa punya alasan yang lebih kuat. Namun ternyata tak semudah itu Jepan menjejaki isi kepala saya, bahkan bisa-bisanya negara Jepang muncul begitu saja yang sepertinya menjadi “top of mind” dalam otak saya. Kalau ditelaah lebih jauh ternyata nama negara Jepang tersebut muncul dengan alasan yang kuat. Berikut saya akan jelaskan bagaimana hal itu dapat terjadi.

Dalam keseharian kita dapat mengkategorikan beberapa hal, contoh makanan dan minuman, tradisi, fashion, arsitektur, karya seni dan teknologi. dari kategori-kategori diatas, bila saya tanyakan contoh kategori tersebut di Jepang maka saya yakin semua akan bisa menjawabnya. Siapa yang tidak mengetahui SUSHI atau Bento? Makanan khas jepang ini telah mendunia, saya rasa di setiap negara di dunia ini terdapat resto yang menyajikan masakan Jepang. Sedikit sejarah mengenai sushi, berdasarkan literatur yang saya baca sushi adalah masakan jepang yang terdiri dari nasi bersama lauk berupa makanan laut, daging dan sayuran mentah ataupun dimasak. Sushi telah berkembang sejak zaman Edo (1603-1867) dan asal-usul kata sushi berasal dari kata sifat yang berarti rasa masam. Rasa masam ini muncul dari cara para orang terdahulu yang mem-fermentasikan hasil tangkapan laut mereka dan campuran cuka beras, garam dan gula yang dicampurkan dengan nasi. Berdasarkan sejarahnya sampai 1970 sushi masih dianggap sebagai makan mewah dan seiring perkembangan zaman pada era 1980 kemudian sushi berkembang menjadi makanan dalam keseharian. Walau pun tidak banyak proses dalam pembuatan sushi namun variasi dan bentuk sushi menjadi sesuatu yang tradisi yang kreatif. Dan pada zaman sekarang sushi sudah mendunia dan terkadang terdapat beberapa variasi yang condong disesuaikan dengan rasa pada masing-masing daerah dimana sushi tersebut dijual. Seiring dengna makanan ternyata kita akan selalu ingat minuman khas yanga akan mendampingi sushi yaitu ocha. Ocha yng seperti kita ketahui merupakan teh hijau yang memang berkembang ditanah Jepang. Makanan dan minuman ini tak mungkin berkembang pesat dan mendunia ikalau memang tidak kreatif atau tidak disukai. Dengan eksistensinya menandakan bahwa dari aspek makanan dan minuman Jepang berhasil memasarkan kreasi negerinya berupa makanan dan minuman.

Beranjak ke aspek lain yaitu fashion. Fashion yang kental dengan khas Jepang yaitu Harajuku. Harajuku sendiri sebenaranya adalah nama daerah atau kota, namun pada era 1970 ada departemen store yang dibuka di kota Harajuku. Pada saat itu ternyata gaya fashion yang muncul di daerah Harajuku itu muncul pada media fashion. Gaya yang ditampilkan pada saat itu mnemang berbeda dan ditirukan oleh anak-anak muda yang berada di daerah harajuku. kemudian orang-orang dari luar daerah harajuku mulai berdatangan untuk melihat gaya para anak muda di harajuku dan ingin membeli pakaian yang bertemakan harajuku tersebut.

Kemudian kategori lain contohnya teknologi, kini tak bisa dipungkiri keseharian kita telah dikelilingi oleh teknologi. Mulai dari laptop yang saya gunakan ini lalu tv, kulkas, AC, handphone, kendaraan bermotor dan masih banyak lagi. Jika disuruh menyebutkan merek-mereknya maka yang saya ingat ada toshiba, toyota, yamaha, honda dan beberapa merek lainnya. Dari 3 merek/brand yang saya sebut ini sepertinya merupakan buah tangan kebangsaan Jepang. Mulai teknologi yang memudahkan secara personal dan hal-hal kecil hingga hal-hal yang memudahkan beberapa orang dan mempermudah permasalahan yang besar. Bahkan perusahaan terbaik diIndonesia saat ini diduduki oleh Toyota, yang notabene kepemilikan negara sakura. Jadi dibandingkan penggunakendaraan bermotor merek Jepang dengan buatan negara lainnya yang digunakan rakyat Indonesia rasanya sangat tak sepadan.  Untuk bidang teknologi saya sampai bingun untuk memilih brand atau merek asal Jepang mana untuk dijelaskan sejarahnya. Spertinya kita semua tahu betapa besar dan apa saja karya dari buah tangan brand dan merek tersebut karena saya bisa jamin anda bisa menemukan brand atau merek Jepang disekitar anda paling tidak dilingkungan rumah anda untuk peralatan berteknologi. Saya ingin bertanay apakah anda sering melihat hasil karya penmuan warga Jepang yang mereka buat bertujuan untuk memudahkan keseharian? seperti kipas ditangan untuk mendinginkan mie yang mereka makan, payung yang menempel dengan kepala? atau bahkan tiang penyangga dagu untuk tidur di kereta. Mungkin bagi kita penemuan itu tidak berguna atau tidak penting, namun sebenernya kita harus bisa meniru mereka. Meniru bagaimana mereka mau melakukan sesuatu dan berfikir lebih untuk membuayt hidupnya lebih mudah dan membuat segalanya menjadi efisien dan efektif.

Dari segala kemajuan yang telah dikembangkan negara Jepang sepertinya mereka tak lupa akan tradisi mereka. Tradisi seni tradisi pakaian atau pun olahraga. Muncul lagi yang saya ketahui mengenai Jepang yaitu baju tradisionalnya, Kimono. Sepertinya sampai bingung saya kategori benda apa dalam hidup yang yang tidak Jepang miliki dan tidak dikenal. Walaupun saya tidak tau pasti awal munculnya pakaian yang kini disebut sebagai Kimon9 namunsaya tetap mengagumiya karena buktinya saya dapat mengetahui bahwa itu merupakan pakaian tradisional Jepang. Lalu bicara masalah lain yaitu olahraga, adakah anda yang tidak mengetahui karate? Tak hanya itu speerti jido atau seni olahraga meggnakan samurai. Kepopuleran Jepang terlalu banyak mengisi isi kepala saya, apakah saya salah mengingatnya? Yang harus diingat, dicari tau dan ditiru adalah kebiasan mereka dalam keseharianyang dapat mempopulerkan segala karya negranya.

Sisi kreatif dan inovatif dari negara Jpeang tak mungkin muncul begitu saja atas mukjizat, dibaliknya pasti memiliki langkah untuk mencapainya. Langkah apakah itu? Langkah keseharian hidup mereka yang mencoba untuk hidup lebih efektif dan efisien, cepat dan tepat, giat dan patah semangat, tak pernah puas munkin kebiasaan-kebiasaan tersebut yang menurut saya membangun negara Jepang begitu besar dan hebat dan membangun mereka menjadi negara yang kreatif dan inovatif. Selain mereka bisa mencipta sesuatu yang baru atu inovatif dan kreatif, mereka juga dapat menjualnya dan memberi tahu dunia apa yng mereka miliki. Sehingga untuk warga Indonesia, teruslah berkarya, cintai karya bangsa dan katakan pada dunia apa yang kita punya!

 

kreatif dan inovatif

Kreatif dan Inovatif seperangkat kata yang kini  mungkin menjadi satu padanan kata. Saya akan mencoba mengartikan kata kreatif dan inovatif menurut pandangan saya. Berikut arti keuda kata tersebut menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,  kre·a·tif /kréatif/ a 1 memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2 bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yg — menghendaki kecerdasan dan imajinasi;
ke·kre·a·tif·an n perihal kreatif.

ino·va·tif a bersifat memperkenalkan sesuatu yg baru; ber-sifat pembaruan (kreasi baru): kita mencoba memecahkan masalah pendidikan yg kronis dng cara-cara -.

 Berdasar perngertian dari KBBI dikatakan bahwa arti dari kreatif adalah memilki kemampuan daya cipta. daya cipta akan apa? Semua hal, karena ketika kita mampu menciptakan “sesuatu” bahkan hanya sebuah imajinasi sudah dapat disebut sebagai orang kreatif. sifat dari kata kreatif  inilah yang ingin kami berikan opini. “Kreatif” sendiri memiliki sifat yang sangat subjektif, bagaimana bergantung pada pandangan setiap individu. Apa yang menjadi standard suatu hal bagi saya akan penilaian ke-kreatifan dengan anda akan berbeda. Mengapa? Karena stadard akan nilai kreatif itu muncul dari pengetahuan kita dan pengalaman kita. Dan bila muncul pemahaman yang sama antar banyak individu atau kelompok, didasarkan pada pengetahuan dan pengalaman mereka yang hampir sama.

Oleh Karena itu menurut kami kreati itu muncul ketika kita banyak tahu dan banyak mencoba, karena dengan itu lah kita dapat memilki masukan dan mengimplementasikannya maka kita akan mendapata pengalaman yang berbeda dan disitulah taraf  kekreatifan akan meningkat.

Kreatif sendiri memiliki kaitan yang erat dengan kata inovatif. berdasar arti dari KKBI adalah sifat memperkenalkan sesuatu yang baru. dan bila menjadi kata kerja “inovasi” maka arti dari kata tersebut adalah kemampuan menciptakan sesuatu yang baru. Sama seperti “kreatif”, “inovatif” pun menjadi kata yang subjektif. Karena kata “baru” sangatlah tergantung pada setriap individu, walaupun tetap suatu kelompok dapat memilki pandangan yang sama akan menilai sesuatu yang “baru”.  kembali pada beberapa individu atau kelompok yang telah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang hampir setara/sama. Kata “inovatif” atau “inovasi” menurut kami tidak ada yang murni di bumi ini. Apa para penemu jaman dulu merupakan orang yang paling inovatif? Alexander Graham Bell dikatakan sebagai penemu telepon. apakah itu benar hanya iya yang mampu berfikir dan mencipta alat yang bernama telepon? Ternyata dari beberapa literatur sekarang muncul perdebatan siapa yang sebenarnya menemukan telepon, dikatakan bahawa ada orang lain yang telah menemukannya sebelum Alexander Graham Bell. Lalu apakah ALexander Graham Bell hanya mempopulerkannya? Tak mungkinkah iya mereka (yang dinyatakan telah menemukan telepon) berada ditempat yang berbeda dan befikir untuk mencipta suatu kreasi dan alat yang sama? Jawabannya sangat memungkinkan! Oleh karena sifat kata “kreatif dan Inovatif” tak akan ada ujungnya bila mencari siapa yang paling kreatif dan inovatif siapa yang terlebih dahulu atau siapa yang mencontek dan siapa yang tidak.

Merangkum pernyataan diatas, solusi dari permasalahan “kreatif dan Inovatif” adalah permasalahan target dari siapa yang akan menerima atau menikmati karya cipta tersebut. Misal kita membawakan gunting pada penduduk suku pedalaman maka kami rasa itu kita akan dianggap sebagai orang yang paling kreatif dan inovatif diantara mereka. Contoh lain, apa pendapat anda mengenai lukisan yang “abstrak” atau berisikan cat yang dicorat-coret pada kanvas? Apakah anda menilainya kreatif atau apakah anda  mengerti makna lukisan tersebut? Jika anda mengangapnya sebagai lukisan yang tidak kreatif, lalu kenapa harga dari lukisan-lukisan abstrak itu bisa mencapai puluhan dan ratusan juta rupiah? Ya, jawabannya adalah karena mereka yang menerima menikmatinya dan menilainya sebagai sesuatu yang kreatif dan inovatif. Sehingga jangan menjadi orang yang pesimis untuk meraih predikat “kreatif dan inovatif”. Ini hanya masalah target penerima, jangan takut untuk melihat karya orang lain dengan alasan agar tidak mencontek, namun jadikan karya orang lain itu sebagai masukan dalam pengetahuan diri, untuk memadukannya dengan pengetahuan lain kemudian dicipta untuk menjadi sesuatu yang lebih kreatif dan inovatif menurut para penerimanya.

My Name

Hello, my name is Andika Prasetia Putra live and born in Indonesia, Jakarta.

For this article I would like to write in Bahasa Indonesia, Selamat membaca!

Nama gw Andika Prasetia Putra, lahir di jakarta, besar dijakarta juga. Sekarang gw masih kulaih tingkat 3 di salah satu universitas negeri jurusan bisnis. Dalam artikel ini gw mencoba memperkenalkan diri lewat arti nama gw dan silahkan menilai pribadi gw dan salam kenal.

Berdasar Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti nama gw,

an·di·ka kl 1 n kehormatan tertinggi yg diberikan atau dimiliki raja atau penguasa dr zaman pra-Islam: —Betara Majapahit; 2 pron sapaan hormat orang kedua; Tuanku

pra·se·tia n niat (janji) yg teguh: para sarjana baru diharapkan menaati — yg baru saja diikrarkan

put·ra n 1 anak laki-laki raja; 2 anak kandung; 3 anak laki-laki; 4 khusus (untuk) laki-laki: ia menjadi juara untuk lomba lari 100 m –; 


 Jadi kalau disambungin, “anak laki-laki yang memiliki kehormatan tertinggi sejajar dengan raja dan memegang niat (janji) dengan teguh”. Dan itulah gw!hahaha, jauh banget dari kenyataan. Gw juga ga terlalu ngerti sebenernya sama arti nama gw dan maksud orang tua gw memebrikan nama andika yang notabene ada jutaan nama andika yang tercantum pada akte kelahiran manusia di dunia ini. Tapi gw ga menyesali dengan diberikanya kehormatan tertinggi gw yaitu nama andika ditambah panggilannya dika. Yak nama dika kalau dikumpulin kayanya cukup ko buat bikin 1 partai lawannya partai SRI isinya “kami adalah kumpulan Dika yang bernaung dibawah partai DIKA untuk mendukung Dika menjadi presiden Indonesia”. Justru nama dika yang pasaran itu menjadi nilai plus buat gw pribadi, disamping motivasi untuk bisa berbeda dari pada “andika/dika” lainnya, semasa hidup gw dari SD hingga kuliah gw bisa tau bagaimana orang mendiferensiasi (membedakan) gw dengan kaum “dika”. Kalau orang lain mungkin mereka ga bisa tau bagaimana orang mendefinisikan diri mereka, sedangkan gw, setiap muncul; ucapan kata dika pasti dilanjutkan dengan pertanyaan “dika yang mana?”. Nah positif dan negatif pendapat orang selalu gw terima karena paling ngga mereka bisa mendefinisikan gw yang berbeda dari lainnya. Jadi kalau kita mandang sesuatu dengan positif pasti ada posititifnya..

Berhubungan dengan nama yang masih bingung adalah nama gw kurang international. Dan belum bisa disebut tradisional juga sih menurut gw. Jadi permasalahannya adalah nama gw yang sepertinya susah untuk diucapkan oleh orang luar negeri, kenyataan nya sih bisa cuma ya kurang enak aja didenger dan kalau dalam bahasa inggris pun nama gw bisa berubah menjadi kosakata yang buruk. Kalau waktu kecil gw emang memperkenalkan nama gw dengan “Andika” kepada bocah-bocah bule pada saat itu, cuma al hasil panggilan gw jadi ENDIKA atau ENDIKE.. dan menurut gw itu ga enak didenger, tapi apa daya itulah panggilan gw. Nah baru-baru ini dikampus gw kedatengan pelajar ex-change dari belanda, ketika itu gw coba berkenalan untuk ngajak masuk dalam salah satu grup diskusi kuliah. Pada saat itu juga gw kehilangan jati diri gw,hahaha, maksudnya gw yang ngajak kenalan tapi gw sendiri yang bingung untuk memeperkenalkan diri gw siapa. Karena gw mau merubah ENDIKA/ENDIKE menjadi lebih baik, tetpai panggilan gw dika.Yang memeberatkan adalah kalau nama gw di ucapkan dengan dik-a maka nama gw sangat-sangatlah tidak sopan dalam arti Bahasa Inggris. Jadi pas bersalaman malah gw diam sesaat memikirkan nama gw siapa dan terucaplah dika, dan bertanyalah kembali karena gw mengucapkannya dengan keraguan. Alhasil jalan keluarnya adalah gw menjawabnya dengan cepa dan menimpalnya dengan pertanyaan “dika, what’s your name?”, dengan alasan dia ga inget nama gw dan gw masih punya waktu untuk berfikir merubah nama panggilan gw. Dan dengan sangat bangga gw udah siap memperkenalkan diri gw kembali dengan panggilan “Andy”. Pas kan tuh rada-rada kebule-an jadi pasti mereka akan dengan mudah mengucapkannya. (semoga berhasil karena gw belum  melakukannya,haha)

Mungkin sekian dulu yang gw bisa ceritain dari arti nama gw dan beberapa embel-embel tambahan tentang nama gw, kalau ada kata-kata yang kurang enak dibaca atau menyakiti hati kalian mohon maaf sebesar-besarnya..

NB : Kaum Andika dan dika di dunia ini ditunggu sharing ceritanya juga atas nama kalian!