Kreatif jika perlu atau sudah menjadi tuntutan?

Seperti posting saya sebelumnya , pada menu art yaitu artike kreatif dan inovatif, dalam artikel itu saya mencoba membagi cara pandang saya akan apa itu kreatif. Singkatnya kreatif sendiri merupakan daya cipta yang dimiliki seseorang tak perlu membuat segala sesuatu yang baru , tetapi memberi nilai tambah akan suatu barang atau hal dengan tujuan pemakaian yang tepat sudah dapat dikatakan kreatif, namun ini menurut pendapat saya (kreatif adalah subjektif). Pandangan saya dan orang lain mungkin akan selalu berbeda untuk taraf tingkat daya cipta seseorang. Saya tidak akian menjelaskan kembali apa oti kreatif, namun saya akan mencoba memaparkan kreatif itu hanya jika diperlukan atau telah menjadi tuntutan.  Menurut saya kini jawabannya adalah tuntutan. Mengapa? karena kita hidup di era yang serba ada sehingg untuk menjadi atau mencipat sesuatu yang berbeda itu telah menjadi tuntuntan, jika tidak maka kita tidak akan diingat dan tak ada pembeda. Coba saya anda ingat ada berapa banyak iklan (media promosi) dengan brand yang berbeda yang anda lihat setiap harinya? Menurut berita yang saya oernah dengar ada suatu lembaga yang telah men-survey perihal ini, dikatakan bahwa hasilnya dlam sehari kita bisa mendapatkan 1000 media promosi dengan brand yang berbeda – beda. Lalu pertanyaan berikutnya adakah yang anda ingat? pasti ada namu apakah itu sebanding dengan apa yang anda lihat atau rasakan? Pasti jawabannya hanys sedikit mungin bisa jadi hanya 5 brand yang anda ingat. Sehingga dalam kehidupan ini perlulah untuk menjadi orang yang selalu berfikir kreatif. Bukan berarti hanya untuk para pebisnis, pernyataan diatas hanya untuk membuka pikiran kita betapa sulitanya untuk memeangkan persaingan dalam hidup ini. Jika kita tidak berbeda dan tidak memilki nilai tambah di mata orang lain maka kita akan terlupakan, sehingga jala keluarnya adalah menjadi pribadi yang kreatif. Kita telah terlahir dan dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif untuk dapat hidup dan terus berkembang. Kreatif dan mengahadapi permasalahan sehari-hari dan kreatif untuk tidak puas (dalam arti positif) untuk mendapatkan sesuatu yang lebih.

Hal untuk menjadi pribadi yang kreatif ini sepertinya perlu kita contoh dari Ridwan Kamil, seoramg arsitek yang kini mendedikasikan dirinya menjadi agent of change untuk peermaslaah sosial di kota-kota di Indonesia. Setiap karya arsitelk memilki cerita dan filosofi dibalinnya sehingga bisa jadi menurut orang karyanya tidak begitu berbeda, namun  arti dibalik kary itu sendiri yang membedakan dan tepat guna. Sehin gga itulah yang membuat pandagan saya bahwa ia adalah pribadi yang kreatif. Selain karya arsiteknya saya mengagumi dirinya dari apa yang telah ia lakukan untuk negeri ini mungkin terutama perubahan yang ia bawa di kota bandung. Beberapa tahun yang lalu ia memulai gerakan untuk mengumpulkan beberapa komunitas kreatif bandung untuk berkolaborasi dan membuat suatu acara dan karya. Sehingga gerakan ini menimbulkan semagat para pemuda pemudi kreatif yang merasa dihgargai karyanya dan dengan ini akan memicu pemuda pemudi lainnya untuk mencoba menajdi pribadi yang kreatif. Selain itu sang pemimpi ini (Ridawan Kamil), selalu memulai sesuatu dengan mimpi, karena dengan mimpilah kita akan berimajinasi dan mempunyai tujuan. Yang membedakan dirinya adalah ini berani untuk memulai tidak pernahmenunggu orang lain namun memulai dari diri sendiri, memanfaatkan segala ilmu dan teman yang punya mencipta karya yang tepat guna. Sepertinya grakan lain yang ia ciptakan yaitu one village one playground, dalam gerakan ini ia meminta sukarelawan untuk membeli lahan di suatu desa dan mengubahnya mejadi taman bermain, setiap warga diikut sertakan untuk menghiasi taman tersebut, disisi lain ia menggabungkan individu kreatif untuk menciptakan sepeda yang menghasilkan energi “ener-bike”. Sehingga dengan kayuhan sepeda tersebut dapat menghasilkan listrik untuk sapat dimanfaatkan dalam kegiatan keseharian. Ini lah bukti dari karya yang tepat guna, mengajarkan warga untuk tidak tergantung dengan pemerintahan, lalu menjadi pribadi yang selelu bekrja keras untuk mendapatkan apa yang mereka inginka yaitu listrik yang mereka dapat. Salah satu gerakan yang berhasil dipelopori oleh Ridwan Kamil adalah IDBerkebun. ID berkebun memeiliki kepanjangan Indonesia Berkebun, ini merupakan solusi dari amsalah perkotaan. Seperti kita ketahui selam ini masyarakat kota mempermaslahkan perihal polusi apalagi warga jakarta, lalu sebagian dari kita hanya menghabiskan waktu luang di mall yang tumbuh seperti jamur di kota-kota. Sehingga dari permasalahn tersebut Ridwan Kamil coba melahirkan solusi yaitu dengan menyewa lahan kota yang tidak dimanfaatkan untuk ditanamin tanaman sayur dan buah menrapkan ilmu urban farming. Mungkin hal ini sudah lumrah di luar negeri Indonesia namun sepertinya sekarang menjadi tepat guna untuk berkembang di Indonesia. Dari awalnya hanya 1 wilayah di Jakarta sekarang telah berkembang menjadi lebih dari 20 wilayah di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan komunitas ini telah mendapatkan [enghargaan dari Google Chrome, sebagai komunitas yang merubah dunia, selain itu grakan ini membuahkan hasil yaitu salah satu wilayah di Bandung yaitu taman Siliwangi dicatat sebagai salah satu Jantung Kota di dunia. Begitu banyak ilmua yang dapat diambil daru Ridwan Kamil, shingga janganlah berhenti atau puas dengan apa yang kita dapat, dan jangan hanya mengeluh namun coba berfikir untuk menghasilkan solusi dan menjadi pribadi yang kratif.

Lebih lanjut selain pribadi yang kreatif saya memiliki idola. Idola saya adalah perusahaan IDEO. Perusahaan yang berada di bidang industri kreatif dan konsultasi ini menjadi idola saya karena karya dan cara kerja mereka. Jika mebicarakan karya mereka tentulah sangat kreatif, inovatif dan tidak terhitung jumlah karyanya, namun yang menjadi poembahasannya saya adalah bagaimana mereka dapat menjadi kreatif dan menghasilkan sesuatu yang inovatif. Ternyata rahasianya ada dalam cara kerja mereka.Cara kerja dimulai dengan diskusi, sehingga karya ini bukan hasil dari pemikiran 1 orang semata namun dari beberapa kepala. Diskusi ini diikuti oleh pakar dibidangnya masing -masing seperti pakar di bidang design produk, psikologi, marketing dan finansial. Mereka berkumpul dan diskusi dimuali dengan membicarakan mengenai permasalahan yang ada, dari beberapa permasalahan yanga ada jikalau dirasa kurang informasinya maka mereka akan langsung mencoba sendiri perihal permasalahna tersbut sehingg mereka tau persis tujuan dari solusi yang ingi mereka cari. Kemudian mereka setiap buah informasi ini akan diubah menjadi soluis oleh masing-masing pribadi, tak ada ide yang ditolak semua akan dituliskan dan dicatat yang ada hanya penambahan solusi bukan penyangkalan. Kemudian mereka akan mebaginya dirinya dalam tim-tim kecil untuk membuat langkah berikutnya. yaiut langkah prototype, dengan segala peralatan yang ada dan walaupun sanagat minim. Sehingga ide yang masih segar dannkreatif langsung terbayangkan tanpa ada yang hilang. Lalu ada evaluasi kecil yang kemudian akan dilanjutkan dengan sistem voting. Setalh itu tahap terakhir ada percobaan pada pasar. Apa yang telah dibuat akan dicoba dalam aplikasi nyatanya, sehingga nilai positif dan negatifnya akan bisa diperbaiki atau ditambah. Menurut saya ini merupakan cara yang hampir sempurna untuk menjadi perusahaan yang kreatif  terbukti dari pa yang telah dilakukan IDEO.

Semoga artikel ini bermanfaat, dapat diambil ilmunya, dapat diterapkan dan jangan lupa untuk membaginya!!

Advertisements

About dikadig

Interest in business and cooking "eat, learn and share it!"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: